Batam, 22 Mei 2026 – Balai Pelatihan Kesehatan Batam kembali mengadakan kegiatan bertajuk BAPELKES Friday Fair Day yang dilaksanakan pada Jumat (22/05) di lingkungan kantor Bapelkes Batam. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh grup LO dengan menjual berbagai barang yang masih layak pakai.
Beragam barang dijual dalam kegiatan tersebut, mulai dari pakaian, tas, sepatu, perlengkapan rumah tangga, hingga aksesoris dan barang kebutuhan lainnya yang masih dalam kondisi baik. Suasana kegiatan berlangsung meriah dan penuh antusiasme dari para pegawai yang turut berpartisipasi sebagai penjual maupun pembeli.
Kegiatan BAPELKES Friday Fair Day diselenggarakan sebagai upaya menumbuhkan kesadaran akan pentingnya hidup hemat serta mengurangi perilaku konsumtif di lingkungan kerja. Melalui kegiatan ini, pegawai diajak untuk lebih bijak dalam memanfaatkan barang yang dimiliki dan tidak terburu-buru membuang barang yang masih layak digunakan.
Selain memberikan nilai ekonomis, kegiatan ini juga menjadi bentuk kepedulian terhadap lingkungan melalui pemanfaatan kembali barang-barang yang masih dapat digunakan. Semangat berbagi dan saling mendukung antarpegawai pun turut terasa dalam pelaksanaan kegiatan tersebut. BAPELKES Friday Fair Day diharapkan dapat menjadi kegiatan positif yang terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari budaya kerja yang mendukung gaya hidup hemat, peduli lingkungan, serta mempererat kebersamaan di lingkungan Bapelkes Batam. (LST)
Balai Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) Batam melaksanakan kegiatan Town Hall Corpu bersama Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Kunta Wibawa Dasa Nugraha, S.E., M.A., Ph.D., pada Selasa, 20 Mei 2026. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat semangat transformasi organisasi, pengembangan Corporate University, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia di lingkungan Kementerian Kesehatan.
Kegiatan diawali dengan kunjungan dan peninjauan fasilitas yang ada di lingkungan Balai Pelatihan Kesehatan Batam. Dalam kesempatan tersebut, Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan RI berkeliling didampingi Kepala Pusat P2KA, Kepala Laboratorium Kesehatan Masyarakat Batam dan Kepala Balai Pelatihan Kesehatan Batam, melihat berbagai sarana dan prasarana pendukung pembelajaran dan pelatihan, mulai dari ruang kantor yang berada di lantai 3 Gedung Sumut, asrama, perpustakaan, hingga ruangan Saka Bakti Husada (SBH). Peninjauan fasilitas ini dilakukan untuk melihat langsung kesiapan dan potensi Bapelkes Batam dalam mendukung pengembangan Corporate University Kementerian Kesehatan.
Setelah melakukan peninjauan, kegiatan dilanjutkan di auditorium Bapelkes Batam melalui sesi dialog dan town hall bersama seluruh pegawai. Dalam arahannya, Kunta Wibawa Dasa Nugraha, S.E., M.A., Ph.D. menyampaikan bahwa di tengah berbagai tantangan dan kondisi saat ini, seluruh insan Kementerian Kesehatan harus tetap melakukan perubahan agar tujuan organisasi dapat tercapai dengan baik.
Beliau juga menekankan pentingnya kolaborasi dan koordinasi antar balai maupun unit kerja agar seluruh target dapat dicapai secara bersama-sama. Menurutnya, pengembangan Corporate University tidak dapat dilakukan secara sendiri-sendiri, melainkan membutuhkan sinergi, inovasi, serta perubahan pola pikir seluruh pegawai.
“Merubah mindset merupakan tantangan besar kita saat ini,” ujar beliau dalam sesi dialog bersama pegawai.
Selain itu, Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan RI juga menyampaikan pentingnya peningkatan kompetensi sumber daya manusia di lingkungan Kementerian Kesehatan, tidak hanya bagi ASN tetapi seluruh SDM yang terlibat, sehingga ke depannya mampu menghasilkan berbagai produk dan layanan kesehatan yang lebih baik bagi masyarakat.
Dalam arahannya, beliau juga mengajak seluruh unit kerja untuk mulai melihat aset yang dimiliki sebagai potensi yang dapat dikembangkan dan menghasilkan nilai tambah bagi organisasi. Menurutnya, unit kerja pemerintah harus mampu bersaing dengan sektor swasta melalui perubahan manajemen dan mindset kerja yang lebih adaptif, inovatif, dan produktif. Di samping itu, beliau juga menekankan pentingnya upaya meminimalisir beban subsidi pemerintah melalui pengelolaan organisasi yang lebih efektif dan mandiri.
Kegiatan Town Hall Corpu ini turut dihadiri oleh Kepala Balai Laboratorium Kesehatan Masyarakat Batam dan Kepala BBKK Batam. Kehadiran berbagai unit kerja di lingkungan Kementerian Kesehatan ini diharapkan semakin memperkuat koordinasi, komunikasi, serta semangat kolaborasi dalam mendukung transformasi kesehatan di Indonesia.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh pegawai Bapelkes Batam semakin termotivasi untuk terus berkembang, berinovasi, serta berkontribusi aktif dalam mewujudkan Corporate University Kementerian Kesehatan yang unggul dan adaptif terhadap perubahan zaman.
Batam, 8 Mei 2026 — Balai Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) Batam kembali menyelenggarakan kegiatan JAMU (Jumat Mencari Ilmu) sebagai wadah peningkatan wawasan dan pengetahuan bagi pegawai. Pada kesempatan kali ini, kegiatan mengangkat tema “Literasi Keuangan Pegadaian Syariah: Ngobrol Santai Soal Emas, Strategi Finansial Cerdas untuk Masa Depan” yang dilaksanakan di Ruang Barelang, Bapelkes Batam, pada Jumat, 8 Mei 2026.
Kegiatan ini dihadiri oleh pegawai Bapelkes Batam yang antusias mengikuti sesi edukasi mengenai pengelolaan keuangan dan investasi berbasis syariah. Materi disampaikan secara interaktif oleh narasumber dari Pegadaian Syariah dengan pendekatan ringan dan komunikatif sehingga peserta dapat memahami konsep literasi keuangan secara lebih mudah.
Dalam pemaparan materi, peserta diajak mengenal pentingnya perencanaan keuangan sejak dini, memahami manfaat investasi emas sebagai salah satu instrumen keuangan yang relatif stabil, serta mengetahui berbagai layanan investasi dan tabungan emas berbasis syariah yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung perencanaan masa depan. Diskusi berlangsung santai namun informatif, memberikan ruang bagi peserta untuk bertanya dan berbagi pengalaman terkait pengelolaan keuangan pribadi.
Suasana kegiatan berlangsung hangat dan penuh interaksi. Para peserta terlihat aktif mengikuti sesi diskusi serta menyimak pemaparan materi dengan antusias. Melalui kegiatan ini, diharapkan pegawai Bapelkes Batam semakin memahami pentingnya literasi keuangan dan mampu menerapkan strategi finansial yang lebih bijak dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan JAMU ini menjadi salah satu bentuk komitmen Bapelkes Batam dalam mendorong peningkatan kapasitas sumber daya manusia, tidak hanya dari sisi kompetensi teknis, tetapi juga dalam penguatan pengetahuan yang mendukung kesejahteraan pegawai, termasuk kemampuan mengelola keuangan secara cerdas dan terencana.
Dengan terselenggaranya kegiatan Literasi Keuangan Pegadaian Syariah “Ngobrol Santai Soal Emas: Strategi Finansial Cerdas untuk Masa Depan”, diharapkan semangat belajar dan berbagi pengetahuan di lingkungan Bapelkes Batam terus tumbuh, sejalan dengan semangat Jumat Mencari Ilmu (JAMU) sebagai sarana pembelajaran yang bermanfaat dan inspiratif.
BATAM – Kegiatan pemeriksaan kesehatan dan tes kebugaran berlangsung selama empat hari berturut-turut, mulai 5 hingga 8 Mei 2026. Rangkaian acara ini merupakan bagian dari program peningkatan kesehatan dan kebugaran bagi seluruh pegawai Balai Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) Batam, dengan melibatkan tim medis dan petugas kesehatan yang berpengalaman.
Pada tanggal 5, 6, dan 7 Mei 2026, seluruh pegawai ASN maupun Alih Daya menjalani pemeriksaan Penyakit Tidak Menular (PTM) yang mencakup pengambilan sampel darah. Melalui prosedur ini, petugas kesehatan memeriksa tiga parameter penting kesehatan, yakni kadar gula darah, asam urat, dan kolesterol. Pemeriksaan dilakukan secara bergiliran dengan sistem antrean teratur guna memastikan kenyamanan dan ketertiban selama proses berlangsung.
Para pegawai tampak antusias mengikuti setiap tahapan pemeriksaan. Pengambilan sampel darah dilakukan oleh tenaga medis terlatih dengan menggunakan alat dan prosedur yang steril. Hasil pemeriksaan kemudian dicatat pada formulir khusus yang akan menjadi data dasar kondisi kesehatan masing-masing peserta dan akan dilaporkan ke pusat setiap per triwulan.
Puncak dari rangkaian kegiatan ini adalah pelaksanaan Tes Kebugaran Rockport pada tanggal 8 Mei 2026. pegawai diminta untuk berjalan sejauh 1,6 kilometer dengan kecepatan semaksimal mungkin. Tes ini merupakan metode standar yang digunakan secara luas untuk mengukur tingkat kebugaran kardiovaskular seseorang berdasarkan waktu tempuh dan denyut nadi setelah berjalan.
Hasil dari tes Rockport dikombinasikan dengan data pemeriksaan PTM sebelumnya untuk memberikan gambaran menyeluruh mengenai status kesehatan setiap peserta. Panitia berharap kegiatan ini dapat mendorong kesadaran seluruh pegawai akan pentingnya menjaga pola hidup sehat dan berolahraga secara rutin.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan setiap pegawai dapat lebih memahami kondisi kesehatannya sendiri dan termotivasi untuk terus menjaga kebugaran demi produktivitas dan kualitas hidup yang lebih baik. – Ypr
Dalam rangka meningkatkan komunikasi, koordinasi, serta mempererat kebersamaan antarpegawai, Balai Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) Batam melaksanakan kegiatan rutin organisasi berupa Pertemuan Koordinasi dan Sarasehan Bulanan sepanjang tahun 2026.
Kegiatan ini merupakan agenda rutin yang ditujukan untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi antarpegawai dalam mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi organisasi. Melalui forum ini, pegawai dapat saling berbagi informasi, menyampaikan masukan, serta membangun komunikasi yang lebih efektif.
Pertemuan Koordinasi dan Sarasehan dilaksanakan secara berkala setiap hari Selasa pada minggu pertama setiap bulan, pukul 14.00 hingga 15.00 WIB, bertempat di Ruang Barelang Bapelkes Batam.
Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh pegawai di lingkungan Bapelkes Batam, mulai dari Aparatur Sipil Negara (ASN), tenaga outsourcing, hingga petugas pendukung seperti cleaning service dan sekuriti. Melalui pelaksanaan kegiatan ini, diharapkan dapat menjadi sarana dalam mendorong peningkatan kinerja serta mewujudkan Bapelkes Batam yang lebih baik ke depannya.
Melalui pelaksanaan kegiatan ini, diharapkan Pertemuan Koordinasi dan Sarasehan dapat menjadi sarana efektif dalam memperkuat koordinasi internal, meningkatkan kualitas komunikasi organisasi, serta mendorong terciptanya inovasi dan perbaikan berkelanjutan. Dengan demikian, Bapelkes Batam diharapkan dapat terus berkembang menjadi institusi yang semakin baik dalam memberikan pelayanan dan kontribusi di bidang pelatihan kesehatan. – Lst
BATAM – Peranan kaum perempuan untuk berkiprah di dunia kerja secara profesional dan memperoleh pendidikan tak dapat dipisahkan dari sejarah. Jejak perjuangan R.A Kartini telah membawa kaum perempuan Indonesia bisa berdiri sejajar untuk memperoleh hak yang sama, terutama dalam jabatan srategis. Peringatan yang dirayakan setiap 21 April ini, tak hanya sekedar seremonial tapi juga momentum untuk perempuan menjadi lebih giat dan tangguh untuk berkiprah tak hanya secara kodrat tapi juga sebagai tiang negara.
Saat pelaksanaan upacara bendera memperingati Hari Kartini yang bertindak sebagai Pembina Upacara dr Desy Ariani G, M. Biomed menyampaikan bahwa perempuan memiliki kesempatan yang luar biasa untuk bisa unggul. Upacara diikuti oleh seluruh pegawai pada Selasa (21/04/2026) di Lapangan Upacara Bapelkes Batam.
“Hari Kartini diharapkan tidak hanya jadi seremonial setiap tahun, dimana kita menggunakan kebaya dan batik tapi ada hikmah yang bisa kita petik dan jadikan pelajaran. Kartini adalah lambang perjuangan emansipasi perempuan dan kesetaraan gender,” jelasnya.
“Tapi bukan berarti dipandang dengan kepala yang sempit, kesetaraan gender bukan berarti menjadikan kedudukan laki–laki dalam keluarga dibawah perempuan tapi memberikan kesempatan yang sama bagi hak–hak perempuan dalam memperoleh pendidikan, pembelajaran, berkarir dan berkarya sesuai passion-nya,” jelas dr Desy.
“Emansipasi juga bukan berarti perempuan harus jadi wanita karir, punya gelar yang banyak atau menduduki jabatan tertentu, kita berkarya sesuai dengan peran masing– masing. Jaya terus perempuan-perempuan Indonesia,” tegasnya.
Dalam momentum Hari Kartini ini, Bapelkes Batam mengadakan serangkaian acara yakni tukar kado, masak bersama dari kaum pria dan hiburan musik. Dalam sesi tukar kado ini, setiap pegawai perempuan menyiapkan kado dengan maksimal harga sebesar Rp50.000. Kemudian diputar musik dan kadopun beredar, dimana musik berhenti itulah yang berhak mendapatkan kado tadi. Peserta tampak antusias saat menerima dan membuka hadiah masing-masing, tidak hanya bernilai materi, tapi sarat makna kebersamaan dan perhatian antar rekan kerja.
Sementara itu, saat masak bersama diikuti oleh masing-masing kelompok Learning Organization (LO), pegawai pria memasak menu bagi pegawai wanita dan kemudian disuguhkan di Coffee Shop berbaur dengan pegawai yang lain. Menu yang disajikan beragam ada tempe mendoan, dimsum, nasi goreng, kwetiau. Kegiatan ini memiliki makna bahwa perempuan dihormati, dimuliakan dan berhak mendapat pelayanan terbaik. Dalam seluruh rangkaian kegiatan menyambut Hari Kartini tahun 2026 ini, Bapelkes Batam sebagai institusi pemerintah memberikan apresiasi tinggi kepada kaum perempuan dan memberikan ruang untuk berkarya dan berkreativitas.* (IY)
Batam – Balai Pelatihan Kesehatan Batam memperingati Hari Bakti ke-16 pada 19 Februari 2026 dengan mengusung tema “Sixteenity”. Peringatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat persatuan, solidaritas, serta semangat kebersamaan di lingkungan kerja. Enam belas tahun perjalanan institusi dimaknai sebagai fase kedewasaan organisasi dalam terus bertumbuh, beradaptasi, dan memberikan kontribusi terbaik bagi pembangunan sumber daya manusia kesehatan.
Rangkaian kegiatan telah dilaksanakan sejak awal Februari 2026 dan diikuti oleh seluruh pegawai yang tergabung dalam grup LO Belajar, baik ASN maupun tenaga outsourcing. Keterlibatan seluruh unsur pegawai menunjukkan komitmen bersama dalam membangun budaya kerja yang inklusif dan harmonis. Melalui partisipasi aktif ini, Hari Bakti tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga ruang interaksi yang mempererat hubungan antarpersonel di luar rutinitas pekerjaan.
Adapun kegiatan yang dilaksanakan meliputi berkebun (6 Februari), bersurat (10–11 Februari), berhias mading (11 Februari), dan donor darah (12 Februari). Kegiatan berkebun menghadirkan semangat kepedulian terhadap lingkungan sekaligus menumbuhkan rasa tanggung jawab bersama. Bersurat dan berhias mading menjadi wadah kreativitas serta ekspresi positif pegawai, sementara donor darah mencerminkan nilai kepedulian sosial dan kontribusi nyata kepada masyarakat.
Melalui semangat “Sixteenity”, peringatan Hari Bakti ke-16 ini menjadi ajang refleksi atas perjalanan yang telah dilalui sekaligus penguat rasa kekeluargaan di lingkungan kerja. Semangat kebersamaan yang terbangun diharapkan mampu menjadi energi positif dalam meningkatkan kinerja dan pelayanan. Hal ini sejalan dengan komitmen institusi untuk terus menjadi “A great place to learn and grow.”
Dalam rangka meningkatkan kesadaran pentingnya kesehatan dan kebugaran jasmani, Bapelkes Batam melaksanakan kegiatan Rockport Test pada Rabu, 8 Oktober 2025, di taman kolam – Sekupang. Kegiatan rockport kali ini diadakan di tempat yang berbeda agar para pegawai mendapatkan suasana baru dan lebih bersemangat.
JAMU (Jum?at Mencari Ilmu) adalah salah satu program kegiatan yang dilaksanakan di Bapelkes Batam setiap hari Jum?at dengan tujuan untuk menambah wawasan, menumbuhkan semangat belajar pegawai. Tema yang diangkat dalam pelaksanaan JAMU kali ini adalah ?Melihat Dunia Lewat Desain : Kenapa Penting di Zaman Modern?.
Kenapa penting? di era digital seperti sekarang, informasi beredar sangat cepat. Desain membantu menyampaikan pesan dengan cara yang menarik, mudah dipahami, dan cepat diterima oleh banyak orang, baik melalui gambar, poster, logo, maupun media sosial.
Desain adalah bahasa visual. Lewat desain, kita bisa bercerita, menyampaikan ide, bahkan mengubah cara orang melihat dunia.
Bapelkes Batam menggelar Forum Konsultasi Publik (FKP) dalam rangka tahapan penting penyusunan maklumat pelayanan.
Kegiatan ini diadakan pada hari Senin, 30 Juni 2025 bertempat di ruang diklat Bapelkes Batam.
FKP ini bertujuan untuk menghimpun masukan, tanggapan, serta aspirasi masyarakat dan pemangku kepentingan sebagai bagian dari proses perencanaan pembangunan yang transparan dan partisipatif.
Dalam kegiatan FKP ini, Bapelkes Batam mengundang berbagai unsur pemangku kepentingan seperti Kepala BKPSDM Kota Batam, Dinkes Kota Batam, Kemenkum HAM, Puskesmas Batu aji, Puskesmas Sekupang, Puskesmas Tanjung Uncang, Direktur RSBP Batam, Lurah Tanjung Uncang, Rektor STIKES Mitra Bunda dan Ketua PDGI Pengwil Kepri.
Sesi diskusi berlangsung interaktif, di mana peserta menyampaikan saran dan kritik membangun terkait standar pelayanan.
Masukan dari peserta forum akan menjadi bahan penyempurnaan dokumen rancangan awal.
Rekomendasi yang muncul dalam FKP ini akan dirangkum dan disampaikan dalam dokumen berita acara sebagai salah satu bentuk akuntabilitas dan transparansi perencanaan standar pelayanan.