PELATIHAN DETEKSI DINI KANKER LEHER RAHIM DAN KANKER PAYUDARA

PELATIHAN DETEKSI DINI KANKER LEHER RAHIM DAN KANKER PAYUDARA

Enam Puskesmas yang ada dikota Batam tampak ramai pada tanggal 19 Mei 2022 hal ini dikarenakan peserta “Pelatihan Deteksi Dini Kanker Leher Rahim dan Kanker Payudara Bagi Dokter dan Bidan di FKTP“ yang diselenggarakan oleh Balai Pelatihan Kesehatan Batam  melaksanakan praktek kerja lapangan dari materi yang didapat selama pelatihan secara metode blended. Pelatihan ini bertujuan untuk mencegah meningkatnya penderita kanker rahim dan payudara, mengetahui lebih dini pasien yang terdeteksi kanker leher rahim dan payudara agar dapat segera mendapatkan penanganan pengobatan yang tepat.

Seluruh peserta sangat bersemangat mengikuti pelatihan ini, terlihat pada saat mereka mempraktekkan ilmu yang  didapatkan selama 5 hari daring dan 3 hari luring. Sebelum peserta terjun praktek ke lapangan, terlebih dahulu melaksanakan praktek di BAPELKES BATAM (dry workshop) pada praktek ini terdapat 7 (tujuh) meja terdiri dari pembuatan larutan asam asetat dan lidi kapas, pemeriksaan IVA, CD IVA Interactive, IVA-DoIVA (dan TeleDoIVA), krioterapi, konseling dan pemeriksaan payudara oleh tenaga klinis (SADANIS). Keesokan harinya peserta mengikuti praktek lapangan di 6 (enam) puskesmas di kota Batam yang sudah ditunjuk dengan syarat mempunyai alat IVA kit dan Krioterapi. Dan kemudian pada hari terakhir praktek peserta melaksanakan praktek lapangan untuk tindakan krioterapi yang dipusatkan di 2 (dua) puskesmas yang memiliki alat krioterapi yaitu puskesmas sungai panas dan puskesmas batu aji. Tindakan krioterapi dilakukan pada pasien yang terjaring di hari sebelumnya dengan hasil pemeriksaan IVA positif dan telah mendapat persetujuan untuk dilakukan tindakan.

Ibu sachimala yang bertugas sebagai MOT pada angkatan 2 mengatakan bahwa “Kegiatan pelatihan sangat padat, namun tidak menurunkan semangat para peserta untuk belajar“. (lst)


KUNJUNGAN SEKRETARIS JENDERAL KEMENTERIAN KESEHATAN RI

Seluruh pegawai BAPELKES BATAM terlihat berkumpul di auditorium lantai 2 (dua) gedung sumut BAPELKES BATAM menantikan kehadiran Bapak Kunta Wibawa Dasa Nugraha, S.E, M.A, Ph.D selaku Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan RI.

Pada kesempatan ini beliau berkunjung ke BAPELKES BATAM setelah hadir dalam acara penandatangan nota kesepahaman di bidang kesehatan antara Badan Pengusahaan Batam dengan Kementerian Kesehatan RI.

Bapak Kunta Wibawa Dasa Nugraha, S.E, M.A, Ph.D tiba di BAPELKES BATAM pada pukul 11.30 WIB dan langsung disambut oleh Kepala BAPELKES BATAM Bapak Dedi Supriadi, SAP, MM.

Bapak Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan RI berkesempatan melihat Laboratorium Simulasi yang merupakan fasilitas unggulan dari BAPELKES BATAM untuk sarana pelatihan yang berjumlah 9 (sembilan) ruangan, yang salah satunya adalah laboratorium Emergency, setelah itu dilanjutkan menuju auditorium untuk menyapa seluruh pegawai BAPELKES BATAM. Dalam arahan beliau menyampaikan harapannya kepada BAPAELKES BATAM “Untuk siap menghadapi era perubahan sekarang dimana meeting dan pelatihan semuanya sudah melalui daring, sehingga jangan tetap berada seperti biasanya (Business as usual), cobalah untuk memulai membuat video-video pembelajaran (kurikulum) sehingga dapat melihat GAP antara kebutuhan organisasi dan kapsitas kita, dengan adanya video tersebut peserta dapat tetap melihat materi dimanapun dan kapanpun.“ (lst)


PENYEMATAN PIN UNIT PENGENDALIAN GRATIFIKASI BALAI PELATIHAN KESEHATAN BATAM

Unit Pengendalian Gratifikasi (UPG) Balai Pelatihan Kesehatan Batam (Bapelkes Batam) sebagai unit kerja yang bertanggungjawab dalam pelaksanaan pengendalian gratifikasi di lingkungan Bapelkes Batam dibentuk dalam rangka optimalisasi upaya pencegahan terjadinya tindak pidana korupsi melalui gratifikasi di lingkungan Balai Pelatihan Kesehatan Batam.

Unit Pengendalian Gratifikasi UPT Kementrian Kesehatan mempunyai tugas membuat rencana kerja kampanye publik Pengendalian Gratifikasi di lingkungan unit pelaksana teknis masing-masing; melakukan sosialisasi ketentuan Gratifikasi kepada pihak internal dan eksternal unit kerja di lingkungan unit pelaksana teknis masing-masing; melakukan fasilitasi dan pencatatan terhadap laporan Gratifikasi yang disampaikan kepada UPG Kementerian; melakukan pemantauan dan evaluasi Pengendalian Gratifikasi di lingkungan unit pelaksana teknis masing-masing; menyampaikan laporan Pengendalian Gratifikasi di lingkungan unit pelaksana teknis masing- masing kepada UPG unit kerja eselon I paling lambat tanggal 5 (lima) semester berikutnya; dan mencantumkan larangan pemberian/ penerimaan Gratifikasi yang tidak sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan pada setiap penugasan dan pengumuman dalam proses pengadaan barang/ jasa di lingkungan unit pelaksana teknis masing-masing.

Penyematan Pin Anti Korupsi kepada perwakilan pegawai Balai Pelatihan Kesehatan Batam oleh Kepala Sub Bagian Administrasi dan Umum Bapelkes Batam Bapak Dedi Hermawan, SKM, M.Kes yang diikuti oleh seluruh pegawai dilakukan ditengah-tengah kegiatan rutin apel pagi pegawal Bapelkes Batam pada hari Senin tanggal 30 Mei 2022. Tujuan penyematan Pin Anti Korupsi ini sebagai bentuk kampanye anti korupsi kepada masyarakat serta membangun komitmen bersama Balai Pelatihan Kesehatan Batam dalam upaya pencegahan tindak pidana korupsi.  Komitmen anti korupsi seharusnya dimulai oleh setiap pegawai Bapelkes Batam dari diri sendiri dan dapat diimplementasikan dalam pelaksanaan pekerjaan sehari-hari. Dengan penyematan PIN Anti Korupsi ini diharapkan dapat meningkatkan komitmen dan semangat untuk melaksanakan Reformasi Birokrasi, Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) Balai Pelatihan Kesehatan Batam. (LA)


PELATIHAN JABATAN FUNGSIONAL BIDAN ANGKATAN 1

Jabatan fungsional adalah jabatan karier yang hanya dapat diduduki oleh seseorang yang telah berstatus sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN). Dimana salah satu dari jabatan fungsional tersebut adalah jabatan fungsional Bidan.

Alfithar Meirosandra, MARS – Koordinator Substansi Pelatihan Fungsional Bapelkes Batam

Bapelkes Batam yang merupakan salah satu UPT Kementerian Kesehatan RI menyelenggarakan pelatihan jabatan fungsional bidan yang dilaksanakan Selma 15 (lima belas) hari efektif secara distance learning. Pelatihan yang dimulai dari tanggal 28 maret 2022 ini dibuka oleh Kepala Balai Pelatihan Kesehatan Batam dan dihadiri oleh seluruh peserta yang berjumlah 30 orang melalui daring.

Para Peserta Pelatihan Jabatan Fungsional Bidan Angkatan 1

Seluruh peserta tersebut adalah bidan yang bertugas dibeberapa Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) yang ada di Provinsi Kepri dan Lampung serta dibeberapa Puskesmas yang ada di Kepulauan Riau. Untuk memperoleh sertifikat yang dikeluarkan oleh Kementerian Kesehatan RI dan memperoleh angka kredit 1, maka diwajibkan untuk menyelesaikan seluruh proses pembelajaran sebanyak 50 Jam Pembelajaran dan hadir minimal 95%.

Dedi Supriasi, SAP., MM – Kepala Bapelkes Batam

Pelatihan ini bertujuan agar nantinya peserta dapat melakukan kegiatan bidang kebidanan sesuai dengan PermenPAN & RB Nomor 36 Tahun 2019. (EL)


PELATIHAN PENGEMBANGAN MEDIA PRESENTASI BAGI SDM KESEHATAN

Tanggal 28 Maret sampai dengan 01 April 2022 Bapelkes Batam menyelenggarakan Pelatihan Pengembangan Media Presentasi Bagi SDM Kesehatan dengan metode blended learning sebanyak 30 Jam Pembelajaran (JP). Pelatihan ini diikuti oleh 60 orang peserta yang dibagi menjadi 2 angkatan, kriteria peserta yang dapat mengikuti pelatihan ini selain pendidikan minimal D3 peserta juga diharapkan mampu mengoperasikan komputer dengan menggunakan komputer/laptop dengan spesifikasi minimal untuk media dan jaringan internet yang stabil. Peserta yang mengikuti pelatihan ini berasal dari Poltekes Kemenkes yang ada di sejumlah daerah di Indonesia, Bapelkes Batam dan juga Bapelkes Mataram.

Para Peserta Pelatihan

Pelatihan ini dibuka secara resmi oleh Direktur Peningkatan Mutu Tenaga Kesehatan, Ir. Doddy Izwardy, MA pada tanggal 28 Maret 2022 secara daring yang diikuti oleh peserta dari domisilinya masing-masing. “untuk melakukan suatu presentasi yang baik diperlukan media presentasi yang menarik dan dapat memberikan kesan positif baik pada ide maupun gagasan yang disampaiakan oleh presenter yang menyampaikan gagasannya” ungkap Ir. Doddy Izwardy, MA dalam sambutannya.

Ir. Doddy Izwardy, MA, Direktur Peningkatan Mutu Tenaga Kesehatan

Bagi peserta yang mengikuti pelatihan ini diharapkan dapat mampu mengembangkan media presentasi yang menarik sesuai konsep desain gbrafis dengan benar, dapat mengidentifikasi jenis program aplikasi media presentasi sesuai kebutuhan dan dapat mengembangkan media presentasi. (EL)


PELATIHAN JABATAN FUNGSIONAL PERAWAT ANGKATAN 2 DAN 3

Melalui media zoom meeting, Bapak Ir. Doddy Izwardy, MA selaku Direktur Peningkatan Mutu Tenaga Kesehatan membuka Pelatihan Jabatan Fungsional Perawat Angkatan 2 yang diikuti oleh seluruh peserta dari daerahnya masing-masing. Pada kesempatan tersebut beliau mengatakan “Dari semua profesi yang ad,  profesi perawat sudah mempunyai undang-undang sendiri terkait jabatannya tersebut.” Besar harapan beliau agar seluruh peserta dapat lulus dalam pelatihan ini dan dapat menerapkan ilmunya dalam melayani masyarakat.

Ir. Doddy Izwardy, MA – Direktur Peningkatan Mutu Tenaga Kesehatan

Pelatihan yang diikuti 60 orang peserta dan terbagi menjadi 2 angkatan tersebut mengikuti pelatihan dengan metode full online selama 11 (sebelas) hari efektif yang dimulai dari tanggal 15 sampai dengan 29 Maret 2022 dengan jumlah jam pembelajaran sebanyak 46 JPL.

Para Peserta Pelatihan Jabatan Fungsional Perawat

Narasumber dan fasilitator Pelatihan ini berasal dari Direktorat Peningkatan Mutu Tenaga Kesehatan Kemenkes RI, Direktorat Pembinaan dan Pengawasan Tenaga Kesehatan Kemenkes RI, PPNI Pusat, Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Riau, RSUD Raja Ahmad Tabib Provinsi Kepulauan Riau, RSUD Tanjung Pinang dan Bapelkes Batam.

Dedi Supriadi, SAP., MM – Kepala Bapelkes Batam

Dengan mengikuti pelatihan ini harapannya adalah agar peserta mampu memahami regulasi Jabatan Fungsional Perawat, memahami aspek etik dan legal profesi keperawatan, memahami kegiatan Jabatan Fungsional Perawat, menyusun Daftar usulan penetapan angka kredit (DUPAK), menyusun perencanaan pengembangan karir Jabatan Fungsional Perawat, menyusun rancangan karya tulis/karya ilmiah di bidang pelayanan keperawatan, melakukan persiapan sebagai peserta uji kompetensi Jabatan Fungsional Perawat dan membangun jiwa entrepreneur dalam keperawatan. (EL)


Pelatihan Tim Penilai Jabatan Fungsional Kesehatan Angkatan 1

15 Februari 2022

Pelatihan Tim Penilai Jabatan Fungsional Kesehatan Angkatan 1 dilaksanakan pada tanggal 14 sd 23 Februari 2022. Pelatihan  diawali pada tanggal 14 Februari 2022 dengan pengarahan program yang disampaikan oleh Zella Cahyandaru, SST, MKM selaku Person In Charge (PIC) pada pelatihan tersebut.

Zella Cahyandaru, SST, MKMPerson In Charge (PIC)

Pembukaan pelatihan dilaksanakan pada tanggal 15 Februari 2022 secara blended yang dibuka oleh Kepala Bapelkes Batam, Dedi Supriadi, SAP, MM dari Bapelkes Batam dan dihadiri oleh seluruh peserta yang berada didomisilinya masing-masing. Dalam sambutannya Dedi Supriadi, SAP, MM Menyampaikan bahwa “Salah satu faktor terpenting bagi pemangku maupun calon pemangku jabatan fungsional selain pendidikan adalah angka kredit. Angka kredit dibutuhkan untuk menilai kompetensi/kinerja pemangku baik yang sudah menduduki jabatan maupun yang akan menduduki jabatan, serta untuk keperluan peningkatan karir berupa kenaikan jenjang jabatan”.

Dedi Supriadi, SAP, MM – Kepala Bapelkes Batam

Dasar pelaksanaan Pelatihan Jabatan Fungsional Pranata Laboratorium Kesehatan Jenjang Terampil yaitu: Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 551/Menkes/Per/VII Tahun 2009 tentang petunjuk teknis jabatan fungsional dan angka kredit serta Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 60 Tahun 2016 tentang Pembinaan Jabatan Fungsional Kesehatan dan Jabatan Fungsional Non Kesehatan di Lingkungan Kementerian Kesehatan.

Peserta yang mengikuti pelatihan ini berjumlah 30 orang yang berasal dari Direktorat P2PTVZ Kemenkes RI, KKP Medan, KKP Banda Aceh dan beberapa rumah sakit yang ada di Makasar, Surakarta, Palembang, Pasaman, Padang, Naga Raya, Banda Aceh dan Bukit Tinggi.

Para Panitia dan Peserta

Pelatihan ini dilaksanakan secara full online dengan materi pembelajaran selama 50 JPL yang terdiri dari Materi Dasar, Mater Inti dan Materi Penunjang. (el)


Pelatihan Jabatan Fungsional Perawat

09 Februari 2022

“Pelatihan Jabatan Fungsional Perawat dilaksanakan dengan tujuan agar peserta mampu memahami regulasi Jabatan Fungsional Perawat, memahami aspek etik dan legal profesi keperawatan, memahami kegiatan Jabatan Fungsional Perawat, menyusun Daftar Usulan Penetapan Angka Kredit (DUPAK), menyusun perencanaan pengembangan karir Jabatan Fungsional Perawat, menyusun rancangan karya tulis/karya ilmiah di bidang pelayanan keperawatan, melakukan persiapan sebagai peserta uji kompetensi Jabatan Fungsional Perawat dan membangun jiwa entrepreneur dalam keperawatan.” Ucap Alfithar Meirosandra, MARS selaku Ketua Penyelenggara pada pelatihan ini.

Alfithar Meirosandra, MARS Ketua Penyelenggara

Pelatihan ini merupakan pelatihan yang ada di Substansi Pelatihan Fungsional, dimana pelaksanaannya terdapat 56 JPL materi Pelajaran dengan jumlah 30 orang peserta yang mengikuti kegiatan ini. Adapun peserta yang mengituki pelatihan ini  berasal dari RSUP H. Adam Malik Medan, RSUP Dr. Mohammad Hoesin Palembang, RSUP Dr. M. Djamil Padang dan RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar. Yang biayanya dibebankan pada DIPA Bapelkes Batam Tahun 2022. Pelatihan ini dilaksanakan selama 8 hari yang dimulai dari tanggal 09 sampai dengan 18 Februari 2022 secara full online ditempat domisili masing-masing peserta.

Para Panitia dan Peserta

Bagi seluruh peserta yang telah mengikuti kegiatan pelatihan ini dan hadir mengikuti pembelajaran 95% berhak memperoleh sertifikat yang dikeluarkan oleh Kementerian Kesehatan.

Dedi Supriadi, SAP, MM Kepala Balai Pelatihan Kesehatan Batam

“Fasilitas pelayanan kesehatan yang ada di Indonesia membutuhkan perawat yang kompeten untuk melakukan asuhan dan pelayanan keperawatan pada tingkat primer, sekunder dan tersier dalam berbagai area praktik keperawatan yang salah satunya dilakukan oleh perawat PNS yang memiliki jabatan fungsional perawat” imbuh Dedi Supriadi, SAP, MM selaku Kepala Balai Pelatihan Kesehatan Batam dalam sambutannya pada pembukaan Pelatihan Jabatan Fungsional Perawat. (EL)


Pembukaan Pelatihan Jabatan Fungsional Perawat Angkatan 3

Dedi Supriadi, SAP., MM, selaku Koordinator Substansi Pelatihan Fungsional, membuka secara resmi Pelatihan Jabatan Fungsional Perawat Angkatan 3, Bapelkes Kemenkes RI Batam, Rabu (25/8).

“Pelatihan jabatan fungsional perawat angkatan 3 ini akan diselenggarakan selama 8 ( delapan) hari efektif yang dimulai dari tanggal 25 Agustus sampai dengan 3 September 2021, secara full online, selama pelaksanaan pelatihan peserta akan mendapatkan materi 56 jam pembelajaran, yang terdiri dari,materi dasar (4 Jpl),materi Inti (45 Jpl) dan materi penunjang (7 Jpl),pelatihan ini diikuti oleh 30 peserta dengan kriteria pegawai negri sipil, perawat kategori keterampilan/keahlian. Biaya penyelenggaraan pelatihan jabatan fungsional perawat ini dibebankan pada DIPA bapelkes batam 2021” ucap Eli Novita, M.Biomed, dalam laporan pembukaan penyelenggaraan pelatihan.

Fasilitator pelatihan perawat berasal dari Pusat Peningkatan Mutu Badan PPSDM Kesehatan RI, Pusat Pelatihan SDM Kesehatan Badan PPSDM Kesehatan RI, Dewan Pengurus Pusat PPNI ( Persatuan Perawat Nasional Indonesia ), Balai Besar Pelatihan Kesehatan ( BBPK ) Jakarta, Balai Pelatihan Kesehatan ( Bapelkes ) Batam.