Author Archives: admin

Pendampingan Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK)

Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) adalah sebagai upaya melaksanakan Permenpan RB Nomor 90 Tahun 2021 tentang pembangunan dan evaluasi zona integritas menuju wilayah bebas dari korupsi dan wilayah birokrasi bersih dan melayani di instansi pemerintah.

Dalam rangka membangun Wilayah Bebas dari Korupsi, Bapelkes Batam menyelenggarakan kegiatan Pendampingan oleh Sekretariat Ditjen Tenaga Kesehatan dihadiri oleh drg. Siti Nur Budiastuti, MKM, Ratih Dwiaryanti Puspita, S.ST., M.Si dan Vita Andriani, SH.

Kegiatan ini dilaksanakan di Auditorium Bapelkes Batam dan dihadiri oleh Pegawai Bapelkes Batam dan Pegawai Pihak Penyedia yang bertugas di Bapelkes Batam, pada tanggal 20 September 2022.  Narasumber dalam kegiatan ini berasal dari Sekretariat Direktortat Jenderal Tenaga Kesehatan RI.

“Pemberantasan korupsi harus dilakukan melalui penindakan dan pencegahan. Sinergi kedua upaya tersebut akan menghasilkan detterence effect dan dampak yang besar/jangka panjang” ucap Dedi Supriadi, SAP., MM Kepala Bapelkes Batam dalam sambutannya.

Kegiatan ini dilanjutkan dengan paparan dari Narasumber dan diakhiri dengan sesi tanya jawab dari peserta kegiatan.


Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) Tahun 2022

Category : Berita

Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) merupakan salah satu upaya untuk menyukseskan program Indonesia Sehat yang sesuai dengan Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2017 tentang Gerakan Masyarakat Hidup Sehat, dalam hal ini mengamanatkan kepada Kementerian Kesehatan untuk mensosialisasikan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS).

Bapelkes Batam berkesempatan untuk ikut menyukseskan kegiatan tersebut di Kecamatan Palupuh Kabupaten Agam Provinsi Sumatera Barat bekerjasama dengan Anggota Komisi IX DPR RI Ade Rezki Pratama, S.E., M.M pada tanggal 12 sampai 13 September 2022.

Kegiatan Vaksinasi COVID-19 dilaksanakan di lima (5) Wilayah Kerja Puskesmas Palupuh, yaitu Nagari Pasia Laweh, Nagari Koto Rantang, Nagari Pagadih, Nagari Nan VII dan Kantor Camat Palupuh.

Selain vaksinasi juga dilaksanakan kegiatan Sosialisasi dengan tema “Upaya Percepatan Penanggulangan Stunting” yang berlangsung di Aula Kantor Camat Palupuh pada tanggal 13 September 2022. Kegiatan ini dihadiri oleh Anggota DPR RI Komisi IX, Bupati Agam, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Agam, Camat Palupuh, Kepala Kepolisian Sektor Palupuh, Komandan Rayon Militer 12 Palupuh, Kepala KUA Palupuh, Kepala Dinas Kominfo Palupuh, Wali Nagari Palupuh, Wali Jorong, Kepala Puskesmas Palupuh, Poltekkes Padang, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan cerdik pandai Kecamatan Palupuh, Masyarakat Kabupaten Agam serta Tim Panitia Germas 2022.

“Gerakan masyarakat Hidup (Germas) adalah suatu tindakan sistematis dan terencana yang dilakukan secara bersama-sama oleh seluruh komponen bangsa dengan kesadaran, kemauan, dan kemampuan berperilaku sehat untuk meningkatkan kualitas hidup” ucap Dr. H. andri Warman, S.Sos, MM Bupati Agam dalam sambutannya saat akan membuka kegiatan Sosialisasi.

Kegiatan ini diakhiri dengan penandatangan Komitmen Bersama dalam upaya untuk mensukseskan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) dalam Upaya Percepatan Penanggulangan Stunting “Pulih Lebih Cepat Bangkit Lebih Kuat”.


PELATIHAN DETEKSI DINI KANKER LEHER RAHIM DAN KANKER PAYUDARA

Enam Puskesmas yang ada dikota Batam tampak ramai pada tanggal 19 Mei 2022 hal ini dikarenakan peserta “Pelatihan Deteksi Dini Kanker Leher Rahim dan Kanker Payudara Bagi Dokter dan Bidan di FKTP“ yang diselenggarakan oleh Balai Pelatihan Kesehatan Batam  melaksanakan praktek kerja lapangan dari materi yang didapat selama pelatihan secara metode blended. Pelatihan ini bertujuan untuk mencegah meningkatnya penderita kanker rahim dan payudara, mengetahui lebih dini pasien yang terdeteksi kanker leher rahim dan payudara agar dapat segera mendapatkan penanganan pengobatan yang tepat.

Seluruh peserta sangat bersemangat mengikuti pelatihan ini, terlihat pada saat mereka mempraktekkan ilmu yang  didapatkan selama 5 hari daring dan 3 hari luring. Sebelum peserta terjun praktek ke lapangan, terlebih dahulu melaksanakan praktek di BAPELKES BATAM (dry workshop) pada praktek ini terdapat 7 (tujuh) meja terdiri dari pembuatan larutan asam asetat dan lidi kapas, pemeriksaan IVA, CD IVA Interactive, IVA-DoIVA (dan TeleDoIVA), krioterapi, konseling dan pemeriksaan payudara oleh tenaga klinis (SADANIS). Keesokan harinya peserta mengikuti praktek lapangan di 6 (enam) puskesmas di kota Batam yang sudah ditunjuk dengan syarat mempunyai alat IVA kit dan Krioterapi. Dan kemudian pada hari terakhir praktek peserta melaksanakan praktek lapangan untuk tindakan krioterapi yang dipusatkan di 2 (dua) puskesmas yang memiliki alat krioterapi yaitu puskesmas sungai panas dan puskesmas batu aji. Tindakan krioterapi dilakukan pada pasien yang terjaring di hari sebelumnya dengan hasil pemeriksaan IVA positif dan telah mendapat persetujuan untuk dilakukan tindakan.

Ibu sachimala yang bertugas sebagai MOT pada angkatan 2 mengatakan bahwa “Kegiatan pelatihan sangat padat, namun tidak menurunkan semangat para peserta untuk belajar“. (lst)


KUNJUNGAN SEKRETARIS JENDERAL KEMENTERIAN KESEHATAN RI

Seluruh pegawai BAPELKES BATAM terlihat berkumpul di auditorium lantai 2 (dua) gedung sumut BAPELKES BATAM menantikan kehadiran Bapak Kunta Wibawa Dasa Nugraha, S.E, M.A, Ph.D selaku Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan RI.

Pada kesempatan ini beliau berkunjung ke BAPELKES BATAM setelah hadir dalam acara penandatangan nota kesepahaman di bidang kesehatan antara Badan Pengusahaan Batam dengan Kementerian Kesehatan RI.

Bapak Kunta Wibawa Dasa Nugraha, S.E, M.A, Ph.D tiba di BAPELKES BATAM pada pukul 11.30 WIB dan langsung disambut oleh Kepala BAPELKES BATAM Bapak Dedi Supriadi, SAP, MM.

Bapak Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan RI berkesempatan melihat Laboratorium Simulasi yang merupakan fasilitas unggulan dari BAPELKES BATAM untuk sarana pelatihan yang berjumlah 9 (sembilan) ruangan, yang salah satunya adalah laboratorium Emergency, setelah itu dilanjutkan menuju auditorium untuk menyapa seluruh pegawai BAPELKES BATAM. Dalam arahan beliau menyampaikan harapannya kepada BAPAELKES BATAM “Untuk siap menghadapi era perubahan sekarang dimana meeting dan pelatihan semuanya sudah melalui daring, sehingga jangan tetap berada seperti biasanya (Business as usual), cobalah untuk memulai membuat video-video pembelajaran (kurikulum) sehingga dapat melihat GAP antara kebutuhan organisasi dan kapsitas kita, dengan adanya video tersebut peserta dapat tetap melihat materi dimanapun dan kapanpun.“ (lst)


PENYEMATAN PIN UNIT PENGENDALIAN GRATIFIKASI BALAI PELATIHAN KESEHATAN BATAM

Unit Pengendalian Gratifikasi (UPG) Balai Pelatihan Kesehatan Batam (Bapelkes Batam) sebagai unit kerja yang bertanggungjawab dalam pelaksanaan pengendalian gratifikasi di lingkungan Bapelkes Batam dibentuk dalam rangka optimalisasi upaya pencegahan terjadinya tindak pidana korupsi melalui gratifikasi di lingkungan Balai Pelatihan Kesehatan Batam.

Unit Pengendalian Gratifikasi UPT Kementrian Kesehatan mempunyai tugas membuat rencana kerja kampanye publik Pengendalian Gratifikasi di lingkungan unit pelaksana teknis masing-masing; melakukan sosialisasi ketentuan Gratifikasi kepada pihak internal dan eksternal unit kerja di lingkungan unit pelaksana teknis masing-masing; melakukan fasilitasi dan pencatatan terhadap laporan Gratifikasi yang disampaikan kepada UPG Kementerian; melakukan pemantauan dan evaluasi Pengendalian Gratifikasi di lingkungan unit pelaksana teknis masing-masing; menyampaikan laporan Pengendalian Gratifikasi di lingkungan unit pelaksana teknis masing- masing kepada UPG unit kerja eselon I paling lambat tanggal 5 (lima) semester berikutnya; dan mencantumkan larangan pemberian/ penerimaan Gratifikasi yang tidak sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan pada setiap penugasan dan pengumuman dalam proses pengadaan barang/ jasa di lingkungan unit pelaksana teknis masing-masing.

Penyematan Pin Anti Korupsi kepada perwakilan pegawai Balai Pelatihan Kesehatan Batam oleh Kepala Sub Bagian Administrasi dan Umum Bapelkes Batam Bapak Dedi Hermawan, SKM, M.Kes yang diikuti oleh seluruh pegawai dilakukan ditengah-tengah kegiatan rutin apel pagi pegawal Bapelkes Batam pada hari Senin tanggal 30 Mei 2022. Tujuan penyematan Pin Anti Korupsi ini sebagai bentuk kampanye anti korupsi kepada masyarakat serta membangun komitmen bersama Balai Pelatihan Kesehatan Batam dalam upaya pencegahan tindak pidana korupsi.  Komitmen anti korupsi seharusnya dimulai oleh setiap pegawai Bapelkes Batam dari diri sendiri dan dapat diimplementasikan dalam pelaksanaan pekerjaan sehari-hari. Dengan penyematan PIN Anti Korupsi ini diharapkan dapat meningkatkan komitmen dan semangat untuk melaksanakan Reformasi Birokrasi, Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) Balai Pelatihan Kesehatan Batam. (LA)


PELATIHAN JABATAN FUNGSIONAL BIDAN ANGKATAN 1

Jabatan fungsional adalah jabatan karier yang hanya dapat diduduki oleh seseorang yang telah berstatus sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN). Dimana salah satu dari jabatan fungsional tersebut adalah jabatan fungsional Bidan.

Alfithar Meirosandra, MARS – Koordinator Substansi Pelatihan Fungsional Bapelkes Batam

Bapelkes Batam yang merupakan salah satu UPT Kementerian Kesehatan RI menyelenggarakan pelatihan jabatan fungsional bidan yang dilaksanakan Selma 15 (lima belas) hari efektif secara distance learning. Pelatihan yang dimulai dari tanggal 28 maret 2022 ini dibuka oleh Kepala Balai Pelatihan Kesehatan Batam dan dihadiri oleh seluruh peserta yang berjumlah 30 orang melalui daring.

Para Peserta Pelatihan Jabatan Fungsional Bidan Angkatan 1

Seluruh peserta tersebut adalah bidan yang bertugas dibeberapa Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) yang ada di Provinsi Kepri dan Lampung serta dibeberapa Puskesmas yang ada di Kepulauan Riau. Untuk memperoleh sertifikat yang dikeluarkan oleh Kementerian Kesehatan RI dan memperoleh angka kredit 1, maka diwajibkan untuk menyelesaikan seluruh proses pembelajaran sebanyak 50 Jam Pembelajaran dan hadir minimal 95%.

Dedi Supriasi, SAP., MM – Kepala Bapelkes Batam

Pelatihan ini bertujuan agar nantinya peserta dapat melakukan kegiatan bidang kebidanan sesuai dengan PermenPAN & RB Nomor 36 Tahun 2019. (EL)


SURVEY KEPUASAN PELANGGAN (SKP) PETUGAS PELAYANANPELATIHAN BTCLS ANGKATAN 2

1. Petugas Keamanan

Berikut merupakan hasil penilaian responden terhadap petugas kemananan.

Tingkat Kepuasan%
Rendah23.1
Sedang48.7
Tinggi28.2
Jumlah100
Tabel 1.1 Hasil penilaian responden terhadap petugas kemananan

Dari tabel dan diagram diatas terlihat bahwa 23.1 % responden meiliki tingkat  kepuasan rendah terhadap petugas keamanan, 48.7 % responden memiliki tingkat kepuasan sedang terhadap petugas kemananan, 28.2 % responden memiliki tingkat kepuasan tinggi terhadap petugas kemananan.

2. Petugas Pemasaran (Front Office)

Berikut merupakan hasil penilaian responden terhadap petugas pemasaran (Front Office).

Tingkat Kepuasan%
Rendah7.9
Sedang65.8
Tinggi26.3
Jumlah100
Tabel 2.1 Hasil penilaian responden terhadap petugas pemasaran (Front Office)

Dari tabel dan diagram diatas terlihat bahwa 7.9 % responden  memiliki tingkat kepuasan rendah  terhadap petugas pemasaran (Front Office), 65.8 % responden memiliki tingkat kepuasan sedang terhadap petugas pemasaran (Front Office), 26.3 % responden memiliki tingkat kepuasan tinggi terhadap petugas pemasaran (Front Office).

3. Petugas Asrama dan Kebersihan

Berikut merupakan hasil penilaian responden terhadap petugas asrama dan kebersihan.

Tingkat Kepuasan%
Rendah22.2
Sedang63.0
Tinggi14.8
Jumlah100
Tabel 3.1 Hasil penilaian responden terhadap petugas asrama dan kebersihan

Dari tabel dan diagram diatas  terlihat bahwa 22.2 % responden memiliki tingkat kepuasan rendah terhadap petugas asrama dan kebersihan, 63.0 % responden memiliki tingkat kepuasan sedang terhadap petugas asrama dan kebersihan, 14.8 % responden memiliki tingkat kepuasan tinggi terhadap petugas asrama dan kebersihan.

4. Petugas Konsumsi

Berikut merupakan hasil penilaian responden terhadap petugas konsumsi.

Tingkat Kepuasan%
Rendah23.1
Sedang61.5
Tinggi15.4
Jumlah100
Tabel 4.1 Hasil penilaian responden terhadap petugas konsumsi

Dari tabel dan diagram diatas terlihat bahwa 23.1 % responden memiliki tingkat kepuasan rendah terhadap petugas konsumsi, 61.5 % responden memiliki tingkat kepuasan sedang terhadap petugas konsumsi, 15.4 % responden memiliki tingkat kepuasan tinggi terhadap petugas konsumsi.

5. Petugas Sarana dan Prasarana

Berikut merupakan hasil penilaian responden terhadap petugas sarana dan prasarana.

Tingkat Kepuasan%
Rendah21.4
Sedang64.3
Tinggi14.3
Jumlah100

Dari tabel dan diagram diatas terlihat bahwa 21.4 % responden memiliki tingkat kepuasan rendah terhadap petugas sarana dan prasarana, 64.3 % responden memiliki tingkat kepuasan sedang terhadap petugas sarana dan prasarana, 14.3 % responden memiliki tingkat kepuasan  tinggi terhadap petugas sarana dan prasarana.

6. Petugas Penunjang Lainnya

Berikut merupakan hasil penilaian responden terhadap petugas penunjang lainnya

Tingkat Kepuasan%
Rendah15.4
Sedang69.2
Tinggi15.4
Jumlah100

Dari tabel dan diagram diatas terlihat bahwa 15.4 % responden memiliki tingkat kepuasan rendah terhadap petugas penunjang lainnya, 69.2 % responden memiliki tingkat kepuasan sedang terhadap petugas penunjang lainnya, 15.4 % responden memiliki tingkat kepuasan tinggi terhadap petugas penunjang lainnya.

7. Petugas Laboratorium

Berikut merupakan hasil penilaian responden terhadap petugas laboratorium

Tingkat Kepuasan%
Rendah29.6
Sedang51.9
Tinggi18.5
Jumlah100
Tabel 7.1 Hasil penilaian responden terhadap petugas laboratorium

Dari tabel dan diagram diatas terlihat bahwa 29.6% responden memiliki tingkat kepuasan rendah terhadap petugas laboratorium, 51.9% responden memiliki tingkat kepuasan sedang terhadap petugas laboratorium, 18.5% responden memiliki tingkat kepuasan tinggi terhadap petugas laboratorium.

8. Petugas Perpustakaan

Berikut merupakan hasil penilaian responden terhadap petugas perpustakaan

Tingkat Kepuasan%
Rendah23.1
Sedang61.5
Tinggi15.4
Jumlah100
Tabel 8.1 Hasil penilaian responden terhadap petugas perpustakaan

Dari tabel dan diagram diatas terlihat bahwa 23.1 % responden memiliki tingkat kepuasan rendah terhadap petugas perpustakaan, 61.5 % responden memiliki tingkat kepuasan sedang terhadap petugas perpustakaan, 15.4 % responden memiliki tingkat kepuasan tinggi terhadap petugas perpustakaan.


SURVEY KEPUASAN PELANGGAN (SKP) PETUGAS PELAYANANPELATIHAN BTCLS ANGKATAN 1

Category : Berita , Umum

1. Petugas Keamanan

Berikut merupakan hasil penilaian responden terhadap petugas kemananan.

Tingkat Kepuasan%
Rendah9.26
Sedang14.81
Tinggi74.07
Jumlah100
Tabel 1.1 Hasil penilaian responden terhadap petugas kemananan

Dari tabel dan diagram diatas terlihat bahwa 9.26 % responden memiliki tingkat  kepuasan rendah terhadap petugas keamanan, 14.81 % responden memiliki tingkat kepuasan sedang terhadap petugas kemananan, 74.07 % responden memiliki tingkat kepuasan tinggi terhadap petugas kemananan.

2. Petugas Pemasaran (Front Office)

Berikut merupakan hasil penilaian responden terhadap petugas pemasaran (Front Office).

Tingkat Kepuasan%
Rendah11.11
Sedang12.96
Tinggi75.93
Jumlah100
Tabel 2.1 Hasil penilaian responden terhadap petugas pemasaran (Front Office)

Dari tabel dan diagram diatas terlihat bahwa 11.11 % responden  memiliki tingkat kepuasan rendah  terhadap petugas pemasaran (Front Office), 12.96 % responden memiliki tingkat kepuasan sedang terhadap petugas pemasaran (Front Office), 75.93 % responden memiliki tingkat kepuasan tinggi terhadap petugas pemasaran (Front Office).

3. Petugas Asrama dan Kebersihan

Berikut merupakan hasil penilaian responden terhadap petugas asrama dan kebersihan.

Tingkat Kepuasan%
Rendah11.12
Sedang0
Tinggi88.88
Jumlah100
Tabel 3.1 Hasil penilaian responden terhadap petugas asrama dan kebersihan

Dari tabel dan diagram diatas  terlihat bahwa 11.12 % responden memiliki tingkat kepuasan rendah terhadap petugas asrama dan kebersihan, 0 % responden memiliki tingkat kepuasan sedang terhadap petugas asrama dan kebersihan, 88.88 % responden memiliki tingkat kepuasan tinggi terhadap petugas asrama dan kebersihan.

4. Petugas Konsumsi

Berikut merupakan hasil penilaian responden terhadap petugas konsumsi.

Tingkat Kepuasan%
Rendah11.11
Sedang11.11
Tinggi77.78
Jumlah100
Tabel 4.1 Hasil penilaian responden terhadap petugas konsumsi

Dari tabel dan diagram diatas terlihat bahwa 11.11 % responden memiliki tingkat kepuasan rendah terhadap petugas konsumsi, 11.11 % responden memiliki tingkat kepuasan sedang terhadap petugas konsumsi, 77.78 % responden memiliki tingkat kepuasan tinggi terhadap petugas konsumsi.

5. Petugas Sarana dan Prasarana

Berikut merupakan hasil penilaian responden terhadap petugas sarana dan prasarana.

Tingkat Kepuasan%
Rendah11.11
Sedang13.89
Tinggi75.00
Jumlah100

Dari tabel dan diagram diatas terlihat bahwa 11.11 % responden memiliki tingkat kepuasan rendah terhadap petugas sarana dan prasarana, 13.89 % responden memiliki tingkat kepuasan sedang terhadap petugas sarana dan prasarana, 75.00 % responden memiliki tingkat kepuasan  tinggi terhadap petugas sarana dan prasarana.

6. Petugas Penunjang Lainnya

Berikut merupakan hasil penilaian responden terhadap petugas penunjang lainnya

Tingkat Kepuasan%
Rendah11.12
Sedang0
Tinggi88.88
Jumlah100

Dari tabel dan diagram diatas terlihat bahwa 11.12 % responden memiliki tingkat kepuasan rendah terhadap petugas penunjang lainnya, 0 % responden memiliki tingkat kepuasan sedang terhadap petugas penunjang lainnya, 88.88 % responden memiliki tingkat kepuasan tinggi terhadap petugas penunjang lainnya.

7. Petugas Laboratorium

Berikut merupakan hasil penilaian responden terhadap petugas laboratorium

Tingkat Kepuasan%
Rendah11.12
Sedang0
Tinggi88.88
Jumlah100
Tabel 7.1 Hasil penilaian responden terhadap petugas laboratorium

Dari tabel dan diagram diatas terlihat bahwa 11.12 % responden memiliki tingkat kepuasan rendah terhadap petugas laboratorium, 0% responden memiliki tingkat kepuasan sedang terhadap petugas laboratorium, 88.88 % responden memiliki tingkat kepuasan tinggi terhadap petugas laboratorium.

8. Petugas Perpustakaan

Berikut merupakan hasil penilaian responden terhadap petugas perpustakaan

Tingkat Kepuasan%
Rendah11.12
Sedang0
Tinggi88.88
Jumlah100
Tabel 8.1 Hasil penilaian responden terhadap petugas perpustakaan

Dari tabel dan diagram diatas terlihat bahwa 11.12 % responden memiliki tingkat kepuasan rendah terhadap petugas perpustakaan, 0% responden memiliki tingkat kepuasan sedang terhadap petugas perpustakaan, 88.88 % responden memiliki tingkat kepuasan tinggi terhadap petugas perpustakaan.

9. Sikap Petugas Secara Keseluruhan

Berikut merupakan hasil penilaian responden terhadap sikap petugas secara keseluruhan

Tingkat Kepuasan%
Tidak Ramah0
Kurang Rama0
Ranah100
Jumlah100
Tabel 9.1 Hasil penilaian responden terhadap sikap petugas secara keseluruhan

Dari tabel dan diagram diatas terlihat bahwa 0 % responden memiliki tingkat kepuasan tidak ramah terhadap sikap petugas secara keseuruhan, 0  % responden memiliki tingkat kepuasan kurang ramah terhadap sikap petugas secara keseluruhan, 100 % responden memiliki tingkat kepuasan ramah terhadap sikap petugas secara keseluruhan.